Panggung Sandiwara
Mengakhiri dan Menjalani hidup adalah sebuah pilihan. Alasan memilih untuk mengakhiri atau terus menjalani hidup itu muncul karena dorongan dari luar dan dalam diri manusia, sebuah kejadian juga bisa menjadi faktor utama.
"Dio, berhenti lah hidup sejenak.. Aku tahu kau lelah." Ucapku
"Aku tidak lelah Iko. Ini lah cara untuk mengatasi rasa kecewaku, dengan hidup terus sampai mati." Jawabnya
"Dengan meninggalkan hidup, kau baru akan benar benar bisa melepaskan masa lalu mu. Sadar lah bahwa hidup ini memang menyebalkan, biarku bunuh jika kau mau." Balasku
"Aku sadar bahwa hidup memang menyebalkan, tapi selama hidupku, aku pandai berperan buta. Tetaplah hidup Iko, tapi jika kau ingin mengakhiri hidupmu, tidak masalah bagiku." Ucapnya tidak sadar.
Aku pandai bersandiwara, tetapi jika di minta untuk selalu berperan buta, aku menyerah. Maka dari itu aku putuskan untuk meninggalkan hidup.
Di kehidupan yang akan datang, aku berjanji akan lebih pandai dalam berperan. Selamat menjalani hidup para manusia, aku akan kembali saat waktunya tiba.
Pesan yang bisa ku sampaikan sebagai manusia yang pernah hidup adalah Berhentilah hidup sejenak agar Jiwa tak segan untuk beristirahat dan memuntahkan makanan pokok makhluk hidup.
"Dio, berhenti lah hidup sejenak.. Aku tahu kau lelah." Ucapku
"Aku tidak lelah Iko. Ini lah cara untuk mengatasi rasa kecewaku, dengan hidup terus sampai mati." Jawabnya
"Dengan meninggalkan hidup, kau baru akan benar benar bisa melepaskan masa lalu mu. Sadar lah bahwa hidup ini memang menyebalkan, biarku bunuh jika kau mau." Balasku
"Aku sadar bahwa hidup memang menyebalkan, tapi selama hidupku, aku pandai berperan buta. Tetaplah hidup Iko, tapi jika kau ingin mengakhiri hidupmu, tidak masalah bagiku." Ucapnya tidak sadar.
Aku pandai bersandiwara, tetapi jika di minta untuk selalu berperan buta, aku menyerah. Maka dari itu aku putuskan untuk meninggalkan hidup.
Di kehidupan yang akan datang, aku berjanji akan lebih pandai dalam berperan. Selamat menjalani hidup para manusia, aku akan kembali saat waktunya tiba.
Pesan yang bisa ku sampaikan sebagai manusia yang pernah hidup adalah Berhentilah hidup sejenak agar Jiwa tak segan untuk beristirahat dan memuntahkan makanan pokok makhluk hidup.
Comments
Post a Comment